5 Bahan Makanan Ini Penting Sebagai Stok Saat Wabah Virus Corona

5 Bahan Makanan Ini Penting Sebagai Stok Saat Wabah Virus Corona

Organisasi Kesehatan Dunia atau yang lebih di kenal dengan WHO telah menjadikan virus corona sebagai wabah global sejak tanggal 26 Maret 2020. Hingga saat ini dikabarkan bahwa korban jiwa akibat virus corona ini sudah mencapai 20 ribu jiwa. Wabah virus corona tersebut lantas menimbulkan kepanikan didalam masyarakat setelah pemerintah di berbagai negara menyatakan untuk melakukan karantina sebagai bentuk pencegahan semakain mewabahnya virus corona tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut maka banyak sekali masyarakat yang langsung memborong berbagai kebutuhan sehari-hari yang dianggap penting selama menjalani masa karantina tersebut. Tidak heran jika barang diswalayan tersebut sangat cepat sekali habis diborong oleh masyarakat dalam sekejap. Sebenarnya kepanikan tersebut tidak perlu timbul jika masing-masing individu mengetahui apa saja kebutuhan penting yang perlu disiapkan dirumah dalam kondisi wabah virus corona seperti saat ini. Berikut ini adalah 5 bahan makanan yang perlu kita beli untuk menghadapi masa karantina dirumah:

1. Beras
Beras merupakan bahan makanan pokok yang sangat perlu untuk dibeli ketika menghadapi wabah virus korona. Meskipun demikian kita tidak perlu membeli beras dalam jumlah yang besar karena hal ini tentunya akan menjadi masalah dikemudian hari. Kualitas beras yang kita beli tersebut akan berkurang jika disimpan terlalu lama didalam rumah sehingga pembelian beras tersebut perlu kita prediksikan seperti membeli dalam jumah 3 kali lipat dari pembelian yang kita lakukan biasanya.

2. Sereal dan Telur
Sereal dan Telur adalah bahan makanan yang penting untuk dibeli karena jumlah kandungan gizi kedua bahan makanan tersebut akan cukup untuk menjaga kesehatan kita selama masa karantina. Selain itu juga telur sangat mudah diolah dan bisa dikreasikan bersama dengan berbagai bahan makanan lainnya.

3. Makanan Kaleng
Makanan kaleng dipilih sebagai bahan makanan yang harus dibeli selama masa karantina karena mempunyai masa penyimpanan yang cukup lama. Selain itu juga makanan kaleng sangat bervariasi mulai dari ikan, buah dan sayuran sehingga kita bisa menyimpannya dan mengolahnya dengan mudah di rumah.

4. Roti Mentega dan Saus
Roti Mentega dan Saus adalah bahan pelengkap yang bisa kita konsumsi ketika beras sudah mulai menipis atau habis. Roti Mentega dan Saus juga bisa dijadikan sebagai sarapan dipagi hari. Roti Mentega dan Saus tentunya sangat mudah untuk diolah didalam rumah.

5. Sayuran
Sayuran sangat penting sekali untuk menjaga kesehatan tubuh kita selama  masa karantina untuk itu sayuran merupakan salah satu bahan makanan yang cukup penting untuk kita beli dan simpan didalam rumah. Sayuran juga merupakan salah satu bahan pelengkap yang bisa kita sajikan bersama dengan nasi ataupun roti.

Pendapat Pemain Barcelona Terhadap Rencana Potong Gaji

Pendapat Pemain Barcelona Terhadap Rencana Potong Gaji

Wabah virus corona kini mulai dirasakan olah klub Barcelona sebab finansial dari banyak klub-klub di dunia saat i ni sudah mulai menghawatirkan. Banyak sekali klub yang mengambil kebijakan dengan melakukan pemotongan gaji terhadap para pemainnya. Hal ini tentunya menjadi salah satu solusi yang tengah dilakukan oleh pihak Barcelona terhadap para pemainnya.

Menurut kabar yang sudah beredar dipublik diketahui bahwa para petinggi Barcelona sudah mencoba untuk melakukan pendekatan terhadap para pemainnya terkait dengan keinginan untuk melakukan pemotongan gaji terkait wabah virus corona. Gaji para pemain di Barcelona menjadi hal yang cukup besar dalam pengeluaran klub karena hampir 70 persen pengeluaran klub berasal dari pembayaran gaji para pemain.

Untuk itu Barcelona merasa bahwa pemotongan gaji tersebut sangat perlu sekali untuk dilakukan untuk menjaga masa depan dan kelansungan dari klub dalam menghapai wabah virus corona. Rencana pemotongan gaji tersebut lantas saja mendapatkan tanggapan yang cukup bervariasi dari para pemain Barcelona. Para pemain Barcelona tersebut terbagi menjadi tiga suara yakni mereka yang tidak setuju terhadap rencana pemotongan gaji karena menilai klub masih mempunyai banyak dana.

Hal ini tentunya didasarkan pada alasan yang kuat karena Barcelona kerap melakukan pembelian dengan dana fantastik namun pemain yang dibeli kurang berkontribusi untuk klub. Suara lainnya adalah mereka yang setuju dengan rencana pemotongan gaji tersebut. Salah satu pemain yang setuju adalah Lionel Messi sebab pemain bintang eropa tersebut sudah melakukan pemangkasan dana pribadi sebelumnya sebanyak 1 juta Euro untuk disumbangkan ke Argentina guna menghadapi wabah virus corona.

Menurut Lionel Messi saat ini klub berada dalam kondisi yang tidak baik dan sudah saatnya para pemain ikut membantu klub dalam melewati wabah virus corona kali ini. Suara terakhir adalah mereka yang menolak gagasan pemotongan gaji tersebut namun masih menunggu keputusan dari Federasi Sepak Bola Spanyol yang dikabarkan telah berencana untuk menyiapkan dana untuk membantu klub sepakbola yang ada di Spanyol. Jika hal tersebut benar dikeluarkan maka Barcelona harus bersiap diri untuk mampu melewati wabah virus corona kali ini.

Inisiatif Borussia Dortmund Untuk Pangkas Gaji Pemain Karena Virus Corona

Inisiatif Borussia Dortmund Untuk Pangkas Gaji Pemain Karena Virus Corona

Sepak bola eropa sepertinya sudah merasakan beberapa dampak dari wabah virus corona. Salah satu liga terbesar yang ada dieropa yakni Bundesliga telah mengumumkan untuk melakukan perpanjangan pertandingan hingga 30 April mendatang. Hal ini menyusul keputusan liga lainnya yang ada dieropa seperti Inggris, spanyol dan juga Italia. Efek penundaan pertandingan tersebut cukup dirasakan oleh klub yang ada di Jerman.

Finansial dari klub menjadi hal yang cukup mendapatkan sorotan dari dunia sepak bola. Banyaknya kewajiban yang harus dibayarkan oleh klub tidak lagi sebanding dengan pendapatan yang mereka dapatkan saat ini. Beberapa sumber pendapatan terbesar yang dimiliki oleh klub kini tidak lagi berjalan dengan normal kerena penundaan pertandingan.

Lembaga sepak bola Jerman bahkan memprediksikan bahwa setidaknya separuh dari klub di divisi dua Bundesliga akan mengalami masalah finansial yang cukup serius bahkan bisa berakhir dengan kebangkrutan jika hal ini terus berlangsung dalam jangka panjang. Hal tersebut kemudian menjadi salah satu pertimbangan dari klub Borussia Dortmund untuk mengambil langkah awal dengan melakukan pemangkasan terhadap gaji dari para pemain.

Hal ini dilakukan agar beban finansial dari klub bisa diringakan untuk beberapa saat kedepan. Inisiatif tersebut dilakukan untuk melindungi masa depan klub mengingat pendapatan dari klun sudah tidak sebanyak sebelum terjadinya wabah virus corona. Langkah dari Borussia Dortmund juga merupakan langkah serupa yang sudah dilakukan oleh klub Borussia Monchengladbach pada pekan yang lalu.

Kerugian finansial akibat penundaan pertandingan di Bundesliga diprediksikan mencapai 750 juta euro dan hal ini masih berlanjut hingga akhir bulan April nanti. Pertandingan mungkin saja masih akan mengalami penundaan mengingat Jerman merupakan negara ketiga dengan jumlah kasus virus corona terbanyak di dunia saat ini. Hingga saat kini kasus virus corona di Jerman sudah mencapai angka 34.009 dengan jumlah pemulihan sebanyak 3.532 dan 172 kasus kematian.

Para pemain dan juga klub mengerti dengan situasi dan kondisi saat ini yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan. Pertandingan dengan jumlah penonton yang banyak tentu akan berdampak besar dalam penyebaran wabah virus corona dan hal ini sudah patutnya dilakukan oleh semua lembaga sepak bola di dunia.

Masa Depan Sepak Bola Eropa Terancam Karena Virus Corona

Masa Depan Sepak Bola Eropa Terancam Karena Virus Corona

Wabah virus corona berdanpak cukup buruk untuk dunia saat ini. Banyaknya jumlah kasus virus corona hingga angka kematian yang banyak di berbagai negara membuat perekonomian sejumlah klub sepakbola di eropa terpuruk. Tidak adanya pendapatan yang diperoleh klub membuat finansial dari klub dieropa menipis. Hal ini mungkin akan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang bahkan bisa saja banyak klub di dunia yang akan megalami kebangkrutan setelah wabah virus corona ini usai.

Penundaan pertandingan di berbagai liga hingga Piala Eropa 2020 yang hampir didepan mata juga mengalami kemunduran dapat membuat pendapatan dari klub kian menurun atau bahkan berakhir defisit. Salah satu pendapatan klub berasal dari hak siar yang dilakukan oleh banyak saluran televisi swasta jika diselenggarakannya pertandingan dan juga tiket penonton dilapangan menjadi salah satu pendapatan lainnya dari klub.

Dengan penundaan pertandingan maka pendapatan klub juga menurun sedangkan para pemain mempunyai gaji yang tetap harus dibayarkan. Belum lagi bonus dan juga royalti lainnya yang harus ditanggung oleh klub jika terdapat perjanjian dengan agen ataupun pihak tertentu. Meskipun demikan masih terdapat klub yang mempunyai pemain yang cukup baik yakni Borussia Monchengladbach yangh berasal dari Bundesliga dimana para pemainnya rela melakukan pemotongan gaji untuk mendukung klub dalam menghadapi masa krisis akibat wabah virus corona.

Hal lainnya yang akan dihadapi oleh klub adalah masalah kontrak dan status peminjaman pemain yang akan habis pada tanggal 30 juni sedangkan penundaan kompetisi saat ini mungkin akan mengharuskan musim kali ini berakhir pada bulan juli. Terkait hal tersebut mungkin saja agen, klub dan pemerintah harus membuat penyesuaian ataupun kesepakatan baru.

Kecemasan lainnya juga timbul dari transfer pemain dimusim panas dan musim dingin yang sudah semakin dekat. Dengan kondisi ekonomi yang ada didalam klub saat ini mungkin transfer pemain akan sangat sedikit sekali terjadi dan jika terdapat transfer maka harga transfer tersebut bisa dipastikan berlangsung dengan harga yang rendah. Kewajiban klub yang terus menerus harus dibayarkan mungkin saja akan membuat banyak sekali klub dieropa yang akan terjerat dalam utang.

3 Pemain Juventus Positif Virus Corona usai Jalani Tes

3 Pemain Juventus  Positif Virus Corona usai Jalani Tes

Italia menjadi salah satu negara terjangkit virus corona dengan jumlah yang cukup banyak. Dari data kesehatan yang dihimpun oleh negara Italia tercatat sebanyak 53 ribu kasus terkait virus corona dengan jumlah kematian mencapai 4.800 orang. Hal ini cukup mengkhawatirkan karena Italia merupakan salah satu negara yang cukup terkenal dengan wisatanya dan juga dunia sepakbolanya.

Salah satu bintang sepakbola dunia bahkan bermain di klub italia tersebut. Christiano Ronaldo adalah pemain bintang dunia yang sudah cukup lama bergabung dengan klub Juventus setelah sebelumnya bermain di Real Madrid untuk La Liga Spanyol. Untuk menghindari mewabahnya virus corona didalam klub Juventus telah diadakan beberapa kali tes kesehatan untuk mengecek kondisi dari para pemain.

Setelah melakukan beberapa kali tes maka diketahui terdapat tiga pemain dari Juventus yang sudah positif terkena virus corona. Tiga pemain tersebut adalah Rugani, Matuidi, dan Dybala. Hal mengejutkan dunia sepakbola adalah kabar dari Paulo Dybala yang positif dengan virus corona. Seperti yang diketahui bahwa Paulo Dybala merupakan salah satu pemain kunci dari klub Juventus dan hasil tes tersebut tentunya menjadi salah satu kerugian yang cukup besar untuk klub.

Saat ini ketiga pemain sedang menjalani masa karantina dan menunggu tes berikutnya pasa tanggal 25 maret mendatang. Hasil tes tersebut akan menentukan mereka akan menjalani masa karantina yang lebih panjang atau segera mengahiri masa karantina tersebut jika hasil yang dikeluarkan adalah negatif. Dari kabar yang beredar diketahui bahwa Cristiano Ronaldo dan pemain lainnya masih berstatus negatif virus corona.

Semua jajaran dari klub Juventus juga mengalami hal yang sama dan mereka akan kembali melakukan tes pada tanggal 25 maret mendatang untuk mengetahui kondisi dari kesehatan mereka terkait virus corona yang sedang mewabah tersebut. Sebelum laga Serie A dihentikan maka posisi dari Juventus sendiri sudah berada di puncak klasemen dengan selisih satu poin dari rival mereka yakni Lazio.

Dengan kondisi ini maka Juventus masih bisa berharap Paulo Dybala segera membaik dan pulih dari virus corona sehingga bisa melanjutkan persaingan di Liga Serie A yang masih cukup ketat. Paulo Dybala juga merupakan pemain terakhir yang diketahui terjangkit virus corona didalam klub setelah tes terakhir yang dilakukan oleh Juventus.