MANCHESTER UNITED MEMBANTAI TANPA BALAS 4-0 ATAS CHELSEA

Manchester United memberikan pelajaran keras pada Frank Lampard dalam tugas pertamanya di Liga Premier sebagai pelatih Chelsea dengan kemenangan 4-0 di Old Trafford pada hari minggu.

Marcus Rashford membuka gol bagi United dari titik penalti pada 18 menit, tetapi Chelsea membentur mistar gawang 2 kali melalui Emerson Palmieri dan Tammy Abraham sebelum akhir babak pertama yang menjanjikan.

Chelsea memiliki lebih banyak peluang dan lebih banyak kepemilikan tetapi kombinasi kesia-siaan di depan gawang dan kesalahan defensif membuat mereka begitu mahal, karena Anthony Martial menggandakan keunggulan United dan Rashford menggandakan golnya dalam waktu 2 menit babak kedua.

Pemain penandatanganan musim panas Daniel James datang dari bangku cadangan untuk menyelesaikan kemenangan bagi tim Ole Gunnar Solskjaer, yang dipandu ke bersih di pertandingan pertama musim ini dengan penampilan meyakinkan dari Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire pada debut Liga Premier mereka untuk klub.

Spekulasi tersebar luas menjelang kick-off tentang bagaimana Chelsea akan membentuk Lampard, tetapi pada saat Abraham telah membentur tiang gawang dalam waktu 4 menit ada kejelasan lengkap dan total bagi Chelsea di sini untuk menyerang.

Apa yang tidak ada dalam rencana permainan Chelsea adalah untuk melemahkan permulaan positif mereka dengan kesalahan pertahanan dengan Kurt Zouma pelakunya utama ketika umpannya yang menyimpang melintasi kotak menemukan Martial, yang melepaskan tembakan tajam ke arah Kepa Arrizabalaga 7 menit kemudian.

Zouma lolos dengan kesalahan pertamanya tetapi hukuman kedua dihukum. Setelah wasit Anthony Taylor memainkan keunggulan cemerlang setelah melakukan pelanggaran terhadap Andreas Pereira, bek asal Prancis itu dengan sia-sia menjatuhkan Rashford, memberikan penalti kepada penyerang United yang dia kirimkan tanpa ampun ke sudut atas gawang.

Chelsea mendorong untuk menyamakan kedudukan sebelum jeda saat kecepatan rendah Ross Barkley diselamatkan oleh kaki David de Gea. Dan ketika itu selang defensif antara Wan-Bissaka dan Victor Lindelof melihat umpan silang tanpa tujuan menemukan Emerson di ruang kosong di tiang belakang, tiang gawang itu datang untuk menyelamatkan United untuk kedua kalinya ketika tendangan jarak dekat bek sayap itu melambung dari mistar.

Sanchez akan pergi dari MU

Alexis Sanchez yang dikatakan ingin memotong masa liburnya dan dia akan kembali pada pra musim lebih cepat agar kondisinya fisiknya lebih cepat membaik. Alexis Sanchez ingin paksa kepindahannya dari Old Trafford. Ia yang mulai tidak bahagia bermain dengan skuat Manchester United.

Semenjak memperkuat Manchester United di bulan Januari 2018 lalu Alexis Sanchez yang masih belum bisa menunjukkan dirinya sebagai pemain yang tepat bagi skuat utama Setan Merah. Mantan pemain Arsenal tersebut yang sering dicadangkan dikarenakan dia yang sering mendapatkan cedera.

Dia yang tidak dapat memenuhi ekspektasi dimasa Jose Mourinho, dan di masa Ole Gunnar Solskjaer lebih sering duduk dibangku cadangan. Sebagai pemain yang mempunyai gaji terbesar, Jasa Alexis Sanchez yang paling di sia-siakan oleh Manchester United.

Kabar akan hengkangnya Alexis Sanchez telah diketahui seiring jalannya musim ini. Seperti yang dilansir dari The Sun, Manchester United dikatakan telah tidak berharap banyak dari Alexis Sanchez, namum Setan Merah yang masih sulit untuk temukan tim yang ingin merekrut Alexis Sanchez.

Gaji yang mencapai 505 ribu per pekan merupakan salah satu masalah utama bagi Sanchez. Dengan kualitas permainnya pada saat ini, belum ada klub yang ingin menerima mantan pemain bintang Arsenal tersebut. Setan Merah kabarnya ingin patungkan untuk membayar gajinya untuk melepaskan sang striker.

Saat ini, Sanchez kelihatannya memang sudah sadar bahwa ia bukan pemain yang masih diandalkan oleh MU. Dan dia sudah bersiap untuk tinggalkan Inggris. Kabarnya Sanchez akan hijriah kembali ke Italia.